RANCANG BANGUN MESIN PENGIRIS KERIPIK PISANG KAPASITAS 60 KG / JAM DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR BAKAR

  • Ilhafiz Dimas Prayoga Damanik Universitas Darma Agung, Medan
  • Muhammad Refa Dwi Paldy Universitas Darma Agung, Medan
  • Rasta Purba Universitas Darma Agung, Medan
  • S. Sebayang Universitas Darma Agung, Medan

Abstract

Alat pengiris keripik pisang digunakan untuk mengolah bahan pisang menjadi pengiris keripik.Seiring berjalan nya waktu, pisang banyak dioalah menjadi cemilan dalam bentuk keripik pisang yang sangat diminati oleh masyarakat. Provinsi Sumatera Utara, pisang pada umumnya dimanfaatkan dalam berbagai macam makanan ringan. Salah satu makanan ringan yang berasal dari pisang tersebut adalah keripik pisang, saat ini banyak juga diminati dalam masyarakat. Pembuatan keripik pisang, sudah banyak dikenal oleh masyarakat Sumatera, Namun ada beberapa usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ), proses masih dikerjakan secara manual. Cara ini memliki kelemahan, diantara nya waktu proses yang lama dan tebal pengiris pisang tidak seragam. Oleh karena itu, dengan dibuatnya mesin pengiris keripik pisang dapat mengoptimalkan hasil, waktu, dan tenaga dalam proses pembuatan keripik pisang. Adapun tujuan skripsi ini adalah dapat membuat rancang bangun mesin pengiris keripik pisang agar lebih mudah dalam proses. Sehingga dirancang mesin pengiris keripik pisang dengan metode press. Dari hasil perancangan mesin pengiris keripik pisang kapsitas 60 kg/jam ini yaitu dengan varian terpilih yaitu varian 1, pemelihan motor bakar bensin sebesar 5,5 hp. Diameter pully penggerak 50,8mm dan diameter pully yang digerakan 254 mm serta sabuk – V tipe A ,Diameter sabuk 0,39 mm.

Published
Dec 31, 2022
How to Cite
DAMANIK, Ilhafiz Dimas Prayoga et al. RANCANG BANGUN MESIN PENGIRIS KERIPIK PISANG KAPASITAS 60 KG / JAM DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR BAKAR. Jurnal Teknologi Mesin UDA, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 107 - 116, dec. 2022. ISSN 2776-2068. Available at: <https://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/teknologimesin/article/view/2605>. Date accessed: 21 may 2024.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)