PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGATERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIA SMA SWASTA GKPI PADANG BULAN MEDAN TAHUN AJARAN 2021/2022

  • Debbi Iranti Siahaan Universitas Darma Agung
  • Foangeraigo Tafonao Universitas Darma Agung
  • Alim Perangin-angin Universitas Darma Agung

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Cooperative Learning Berbantuan Alat Peraga Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Pada Materi Pokok Pengukuran Kelas X MIA Semester I SMA Swasta GKPI Padang Bulan Medan Tahun Ajaran 2021 /2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA semester I SMA Swasta GKPI Padang Bulan Medan yang terdiri atas 2 kelas dengan jumlah seluruh siswa adalah 30 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Total Sampling dimana jumlah sampel sama dengan populasi maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 berjumlah 15 orang sebagai kelas eksperimen, yang diajarkan dengan model cooperative learning berbantuan alat peraga dan siswa kelas X MIA 2 berjumlah 15 orang sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung berbantuan alat peraga. Instrumen penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 14 item dengan 5 option (a, b, c, d, dan e)  yang sebelumnya diuji cobakan untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal. Sebelum pengujian hipótesis, terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas data. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretes untuk kelas eksperimen  adalah 42,22 dengan standar deviasi 8,23 dan untuk kelas kontrol adalah 41,33 dengan standar deviasi 7,64. Untuk kemampuan awal didapat thitung =  0,309 dan ttabel = 2,05. Menunjukkan bahwa thitung < ttabel, maka kemampuan awal kedua kelas adalah sama. Setelah pembelajaran berakhir dilakukan postes untuk kedua kelas dan didapat nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 80,89 dengan standar deviasi 8,68 sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh nilai postes sebesar 72,89 dengan standar deviasi 8,15. Berdasarkan uji homogenitas pretes diperoleh data Fhitung = 1,159 sedangkan Ftabel = 2,48. Karena Fhitung (1,159) < Ftabel (2,48) maka data penelitian pretes homogen, kemudian uji Homogenitas postes diperoleh data Fhitung = 1,133 sedangkan Ftabel = 2,48. karena Fhitung (1,133) < Ftabel (2,48) maka data penelitian postes homogen,selanjutnya dilakukan uji statistik  (uji t satu pihak) diperoleh thitung = 2,63 dan ttabel = 1.70 pada taraf nyata α = 0,05, dengan dk sebanyak 28. Karena  thitung > ttabel yaitu (2,63 > 1.70) maka hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model Cooperative Learning Berbantuan Alat Peraga Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Pada Materi Pokok Pengukuran Kelas X MIA Semester I SMA Swasta GKPI Padang Bulan Medan Tahun Ajaran 2021 /2022.

Published
Feb 28, 2022
How to Cite
SIAHAAN, Debbi Iranti; TAFONAO, Foangeraigo; PERANGIN-ANGIN, Alim. PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGATERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIA SMA SWASTA GKPI PADANG BULAN MEDAN TAHUN AJARAN 2021/2022. JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 21-32, feb. 2022. ISSN 2655-738X. Available at: <https://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/jurnalpenelitianfisikawan/article/view/1327>. Date accessed: 16 aug. 2022.
Section
Articles