EVALUASI STABILITAS BENDUNG SUNGAI ULAR KABUPATEN SERDANG BEDAGAI PROVINSI SUMATERA UTARA
Abstract
Sebuah bendung merupakan struktur konstruksi yang dibuat dari bahan-bahan seperti pasangan batu kali, bronjong, atau beton, dan biasanya diposisikan Menyeberang di atas sungai. Tentu saja, bendung ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan selain irigasi, seperti untuk pasokan air minum, pembangkit listrik, atau untuk mengontrol genangan air.
Kontrol stabilitas bendung terhadap gaya-gaya yang bekerja, guling (Overtutrning), dan geser (Sliding) menjadi penelitian ini bertujuan untuk memastikan keamanan bendung.
Gaya-gaya yang berpengaruh pada struktur bendung kondisi air normal terdiri dari akibat Berat Sendiri bangunan bendung (Vertikal = 151,819 ton), Gaya Gempa (Horizontal = 30,364 ton), Tekanan Hidrostatik (Horizontal = 3,92 ton; Vertikal = 1,281 ton), Tekanan Uplift (Vertikal = 68,067 ton), Tekanan Tanah (Horizontal = 74,377 ton) sedangkan pada bendung kondisi air banjir terdiri dari akibat Berat Sendiri bangunan bendung (Vertikal = 151,819 ton), Gaya Gempa (Horizontal = 30,364 ton), Tekanan Hidrostatik (Horizontal = 3,92 ton; Vertikal = 1,281 ton), Tekanan Uplift (Vertikal = 68,067 ton), Tekanan Tanah (Horizontal = 74,377 ton) Stabilitas Guling (Overtutrning) Bendung Sungai Ular pada saat kondisi air normal adalah 4,038 ( > 1,50 ) dan pada saat kondisi banjir 2,408 ( > 1,50 ) sehingga dapat dikatakan bendung masih aman dari bahaya guling. Stabilitas Geser (Sliding) Bendung Sungai Ular pada saat kondisi air normal adalah 1,527 ( > 1,20 ) dan pada saat kondisi banjir 1,403 ( > 1,20 ) sehingga dapat dikatakan bendung masih aman dari bahaya geser.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.