PENGARUH KUAT LEKAT BESI TULANGAN D13 TERHADAP BETON NORMAL

  • Rahelina Ginting Universitas Darma Agung
  • Rol Iman Gulo Universitas Darma Agung

Abstract

Struktur beton bertulang merupakan struktur yang sangat diandalkan kekuatannya saat ini dan banyak dimanfaatkan pada pembangunan gedung-gedung tinggi, dan konstruksi lainnya. Struktur bangunan tersebut membutuhkan beton mutu sedang dan mutu tinggi untuk mengimbangi tegangan tarik lebih besar yang digunakan untuk menopang komponen struktur. Perlu adanya peningkatan mutu beton dengan cara menambahkan besi ulir pada beton segar, maka dipilihlah bahan tambah besi ulir D13 yang baik digunakan pada perencanaan plat maupun kolom praktis untuk dimanfaatkan sebagai bahan tambah yang bertujuan meningkatkan tegangan tarik beton. Maksud danTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kuat lekat antara beton dan tulangan ulir, terhadap sifat-sifat mekanik beton berupa tegangan tarik. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen menggunakanbenda uji (sampel) berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm . Benda uji masing-masing berjumlah 6 buah dengan variasi setiap 3 sempel diteliti pada7 hari dan 3 sampel lainnya pada 28 hari dimana mutu beton yang digunakan adalah f’c 25 MPa yang merupakan beton mutu sedang. Alat yang digunakan adalah Universal Test Machine (UTM) dengan pengujian pull out test (penarikan keluar). Nilai kuat lekat yang didapat dari Metode Nawy 1986 adalah 8,044 MPa, Metode Oragun Et Al adalah 8,861 MPa, Metode Kim dan Park 2015 adalah 17,417 MPa.

Published
Jul 17, 2019
How to Cite
GINTING, Rahelina; GULO, Rol Iman. PENGARUH KUAT LEKAT BESI TULANGAN D13 TERHADAP BETON NORMAL. JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 49-60, july 2019. ISSN 2302-2523. Available at: <https://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/tekniksipil/article/view/243>. Date accessed: 19 nov. 2019.
Section
Articles