STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN KAPUR DAN ZEOLITH DI LOKASI LONGSOR JALAN DOLOK SANGGUL - PAKKAT KOORDINAT 2.1 LU 98° BT
Abstract
Stabilisasi merupakan salah satu cara dan upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sifat dan karakteristik tanah dengan proses pencampuran material yang ada dengan bahan penstabilisasi (stabilizer) dan dipadatkan. Berbagai bahan pencampur stabilisasi telah banyak dilakukan diantaranya, semen, flyas, bitumen, kapur bahkan geogrid. Pada penelitian ini dilakukan stabilisasi pada tanah dilokasi yang rawan terjadi longsor tepatnya dijalan lintas Dolok Sanggul – Pakkat koordinat 2.1 LU, 98° BT di Desa Arbaan, Kec. Pakkat, Kab. Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Dengan menggunakan kombinasi campuran kapur dan zeolith dengan kadar campuran 5%, 10% dan 15%. Dengan pengujian yang dilakukan di laboratorium maka didapat hasil bahwa jenis tanah yang ada pada lokasi longsor termasuk kedalam jenis tanah berbutir dengan <35% atau lolos saringan no.200 sebesar 8,43% dengan klasifikasi A-4 (tanah berlanau) dengan type dominan tanah berpasir (AASTHO), dan Berdasarkan USCS tanah tersebut termasuk kedalam tanah berbutir kasar (coarse-grained soil), dengan batas batas atterberg didapat LL = 27,75%, PL = 14,38% dengan PI = 12,73% dan hasil berat jenis = 2,94.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.